Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

FAM Malaysia Diduga Korupsi, Sekjen Federasi Jadi Sorotan

BOLATRENDY.COM – Baru – baru ini Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengalami beberapa masalah krusial. Bukan hanya peringkat Timnas di FIFA mereka yang disalip Indonesia. Melainkan juga kasus korupsi yang akhir – akhir ini menjadi buah bibir. Konon FAM Malaysia juga telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan.

Dugaan kasus korupsi di tubuh federasi sepakbola Malaysia dan penyalahgunaan kekuasaan tersebut berawal dari munculnya surat kaleng. Surat tersebut beredar di media sosial. Dari isi surat tersebut, nama Sekjen Football Association of Malaysia (FAM), turut menjadi sorotan.

Isi dari surat kaleng yang dikirim via email pada Minggu (31/03/2024) lalu menyebukan bahwa federasi Malaysia telah melakukan beberapa penyelewengan. Tindakan penyelewengan yang dimaksud menjurus kepada penipuan, suap, dan kesalahan dalam penanganan dana.

Dugaan kasus yang menimpa FAM Malaysia tersebut memicu kecurigaan publik. Sederet nama besar yang berada di balik federasi turut memberikan tanggapan atas tuduhan yang dilontarkan kepada mereka.

Klarifikasi Presiden dan Sekjen Federasi

Munculnya tuduhan terhadap kasus korupsi tersebut sontak menggegerkan publik Malaysia. Melihat hal tersebut, pihak federasi berusaha untuk memberikan klarifikasi terkait kebenaran dari surat kaleng tersebut.

Datuk Hamidin Amin, Presiden FAM, membantah terhadap tuduhan korupsi yang didapatkannya melalui surat kaleng tersebut. Pihaknya juga memastikan federasi siap bekerja  sama dengan berbagai pihak untuk meluruskan serta membuktikan bahwa mereka tidak bersalah.

“Semua yang tertulis dalam surat kaleng ini merupakan fitnah. Kami anggap tuduhan tersebut sebagai bentuk serangan pribadi. Tampaknya surat tersebut berasal dari suatu individu atau kelompok tertentu yang tidak puas terhadap pimpinan tertinggi federasi (FAM Malaysia),” tegas Hamidin.

Sementara itu Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, turut angkat bicara terkait tuduhan yang mencatut namanya. Namun dirinya tidak memberikan banyak komentar. Ia hanya mengucapkan permohonan maaf.

  Media Prancis Soroti Laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea: Fakta dan Faktor Peluang Menuju Olimpiade 2024

“Saya tidak akan berkomentar lebih jauh soal tuduhan fitnah yang mencatut nama saya. Akan tetapi saya mohon maaf yang sebesar – besarnya karena ramadhan,” kata Noor Azman.

Sampai hari ini masih belum ada pengkajian lebih lanjut mengenai tuduhan korupsi yang melibatkan presiden dan sekjen federasi sepakbola Malaysia. Sebab diketahui tidak ada bukti lain yang dapat menguatkan dugaan tersebut.

Hannah Yoah Menpora Bicara FAM Malaysia - Bola Trendy - Berita Sepak Bola Terbaru Hari Ini

Dugaan Korupsi FAM Malaysia Mendapat Sorotan Kemenpora

Kegaduhan yang terjadi di kalangan masyarakat Malaysia tersebut membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia turut menyoroti hal itu. Hannah Yeoh, Menpora Malaysia, menyebutkan bahwa Komisi Anti-Korupsi Malaysia atau MACC membutuhkan bukti kuat untuk menangani polemik tersebut.

“Saya yakni komisi MACC akan melakukan yang terbaik untuk menangani polemik yang muncul. Tapi saya ingin menunggu. Bukan hanya soal surat kaleng itu. Jika ada laporan masuk, pihak kementerian akan menghubungi komisi anti-korupsi untuk mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan,” kata Hannah.

Hannah Yeoh juga mengatakan akan menunggu jawaban dari pihak FAM Malaysia. Jika dugaan tersebut hanya sebatas surat kaleng, makan akan sulit dibuktikan. Bahkan di perusahaan – perusahaan, surat kaleng merupakan hal yang wajar. Akan tetapi pihaknya akan tetap mengambil tindakan jika laporan terkait kasus tersebut sudah masuk.

Saat ini FAM Malaysia tengah dihadapkan dengan berbagai problematika. Bukan hanya soal surat kaleng tentang dugaan korupsi. Terpuruknya Timnas Malaysia juga menjadi PR besar bagi federasi. 

Terlebih baru – baru ini mereka menelan dua kali kekalahan melawan Oman pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Akibat dari kekalahan tersebut, rangking FIFA mereka disalip oleh Indonesia.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *