Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Larangan Puasa Timnas Prancis Tuai Kontroversi

BOLATRENDY.COM – Baru – baru ini jagat sepak bola dunia dihebohkan dengan kontroversi yang terjadi di Prancis. Pasalnya mereka mengeluarkan aturan terkait larangan puasa Timnas Prancis. Aturan ini dibuat bukan hanya untuk Timnas senior mereka saja, tetapi juga berlaku bagi kelompok usia.

Regulasi baru yang dikeluarkan Federasi Sepakbola Prancis (FFF) ini menarik perhatian. Pasalnya mereka mengeluarkan aturan tersebut saat seluruh umat Islam tengah menjalankan ibadah Puasa di Bulan Ramadhan.

Saat ini Timnas Prancis tengah melakukan persiapan untuk berpartisipasi di kompetisi sepakbola internasional. Mulai dari pertandingan uji coba hingga kompetisi Euro 2024 mendatang.

Keputusan yang diambil FFF terkait larangan puasa Timnas Prancis membuat sejumlah pihak merasa tidak nyaman. Bahkan ada pemain yang rela melepas kesempatannya di Timnas karena ketidaknyamannya.

Banyak yang merasa bahwa kepercayaan beragamanya dan kehadirannya sebagai pemain muslim tidak dihargai di Prancis. Namun banyak yang lebih memilih untuk diam karena tidak ingin menyebabkan keributan.

Larangan Puasa Timnas Prancis Tuai Kontroversi

Pemain Memilih Hengkang dari Daftar Pemain Timnas

Tampaknya aturan baru soal larangan puasa Timnas Prancis tersebut membuat beberapa pemain merasa tidak senang. Hal itu ditunjukkan dengan sikapnya yang memutuskan untuk merelakan kursinya sebagai pemain Timnas Prancis.

Salah satu pemain yang hengkan adalah Mahamadou Diawara. Ia merupakan pesepakbola yang bermain di posisi gelandang. Dirinya saat ini bermain untuk Olympique Lyon dan terpanggil ke dalam Timnas Prancis U-19.

Meskipun banyak yang merasa tidak nyaman, namun tidak ada yang mempunyai nyali untuk mengikuti keputusan Diawara. Setelah memutuskan keluar, namanya kini diganti oleh Dehmaine Tabibou Assoumani, pemain FC Nantes.

  Timnas Indonesia Lebih Kuat? Begini Kata Pengamat Sepak Bola

Seorang agen dari beberapa pemain Prancis yang identitasnya dirahasiakan, mengatakan tak semua yang merasa tidak nyaman berani mebuntuti Diawara. Hal itu dilakukan agar tidak memperkeruh suasana yang tengah menjadi kontroversi.

Alasan Dibalik Penerapan Larangan Puasa Timnas Prancis

Penerapan larangan puasa Timnas Prancis tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Philippe Diallo, Presiden FFF, pada hari Rabu lalu (20/03/2024). Ia menerapkan aturan kepada para pemain yang tengah berpuasa saat membela Timnas tersebut bukan tanpa alasan.

Dalam suatu wawancara dengan Le Figaro, Philippe mengatakan bahwa penerapan larangan tersebut sesuai dengan prinsip – prinsip netralitas. Hal itu juga telah tertuang pada undang – undang tentang berdirinya federasi. Penerapan tersebut dilakukan agar agama tidak menjadi penghalang bagi seorang atlet.

Federasi sepakbola Prancis menghimbau kepada seluruh pemain beragama Islam yang termasuk ke dalam Timnas untuk mengikuti ritme federasi seperti biasanya.

Mereka mengharuskan para pemain Timnas Prancis untuk tidak berpuasa selama memulai proses latihan di Clairefontaine, basecamp pelatihan. FFF juga meminta mereka agar mengganti puasa mereka di luar bulan Ramadhan.

Seperti yang dapat dilihat dengan seksama bahwa saat ini Timnas Prancis diisi oleh para pemain yang berasal dari keturunan Afrika. Dapat dikatakan mereka mendominasi daftar pemain Timnas. Menariknya tak sedikit dari mereka yang memeluk agama Islam.

Terbukti beberapa waktu yang lalu pelatih Timnas Prancis senior, Didier Deschamps, merekrut beberapa nama yang merupakan seorang muslim. Nama – nama tersebut antara lain Youssouf Fofana, Ousmane Dembele, Ibrahima Konate, dan Matteo Guendouzi.

Tak mengherankan jika aturan mengenai larangan puasa Timnas Prancis membuat beberapa pihak merasa tidak dihargai sebagai muslim.

Pelatih memanggil mereka untuk mempersiapkan Timnas Prancis dalam laga uji coba yang akan segera berlangsung di bulan Maret ini. Diketahui pada tanggal 24 Maret 2024 mereka akan melakoni laga persahabatan dengan Jerman.

  Prediksi Real Madrid vs RB Leipzig, Momentum Los Blancos Harus Menang di Kandang Sendiri
Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *