Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sandro Tonali Dihukum Larangan Bermain Akibat Kecanduan Judi

BOLATRENDY.COM – Salah satu punggawa Newcastle United, Sandro Tonali, mendapatkan hukuman setelah didakwa karena perjudian. Dari informasi yang beredar, dirinya telah mengalami kecanduan berjudi yang sangat parah. Tindakan tersebut membuat dirinya harus absen dari kompetisi sepak bola profesional.

Perlu diketahui bahwa Tonali merupakan pemain berkebangsaan Italia yang saat ini bermain untuk Newcastle di Premier League. Sebelumnya ia didatangkan dari salah satu klub papan atas di Serie A, AC Milan.

Pemain 23 tahun tersebut memiliki nilai transfer 55 juta poundsterling saat diboyong ke Inggris.

Namun sayangnya pada tahun 2023 lalu dirinya tersandung kasus perjudian yang membuat Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menjatuhi hukuman. Tonali mendapat hukuman larangan bermain selama 10 bulan pada bulan Oktober tahun lalu.

Sandro Tonali diketahui kecanduan berjudi bukan hanya saat bermain untuk AC Milan saja. Bahkan saat bermain di Premier League untuk Newcastle, dirinya masih melakukan kebiasaan judinya.

Sandro Tonali - Bola Trendy - Berita Sepak Bola Terbaru Hari Ini

Sandro Tonali 50 Kali Melanggar Regulasi The Football Association

Saat ini gelandang 23 tahun tersebut masih menjalani masa skorsing yang akan berakhir pada Agustus 2024 mendatang. FIGC mengganjar Tonali setelah melanggar regulasi judi yang berlaku di lingkungan federasi Italia.

Ini membuat dirinya hanya tampil sebanyak 12 kali untuk Newcastle United. Sebab sejak Oktober 2023 dirinya harus menjalani skorsing dari FIGC.

Skorsing belum berakhir, federasi sepak bola Inggris atau FA mendapatkan laporan bahwa Tonali didakwa atas tindakan perjudian. Menurut laporan, dirinya telah didakwa karena 50 kali melanggar regulasi FA.

Dugaan pelanggaran yang diarahkan ke Tonali tersebut juga diungkapkan oleh pihak The Magpies.

“Newcastle mengkonfirmasi terkait tuduhan pelanggaran regulasi FA tersebut yang diarahkan kepada Sandro Tonali. Dirinya akan mematuhi proses penyelidikan dan mendapatkan dukungan penuh dari klub” tulis pihak Newcastle.

  Hasil Manchester City vs Luton Town: 5 Gol Haaland Bekuk The Hatters

Berdasarkan laporan saluran olahraga di Inggris, Sky Sports, pihak Magpies tidak menganggap dakwaan tersebut sebagai sesuatu yang menghambat Tonali untuk bermain kembali. Tentu mereka akan menunggu pemain 23 tahun tersebut dapat bermain untuk Magpies setelah skorsingnya berakhir.

Bahkan pemain gelandang baru Newcastle tersebut sudah diperbolehkan untuk mengikuti sesi latihan bersama klubnya. Selain itu dirinya juga diizinkan untuk turun sebagai pemain dalam pertandingan non kompetitif.

Meski demikian, bukan tak mungkin Tonali akan mendapatkan sanksi tambahan dari federasi FA sesuai dengan ketentuan.

Sampai hari ini pemain berkebangsaan Italia tersebut masih belum angkat bicara soal dugaan yang telah diarahkan kepadanya. Dirinya diberikan kesempatan untuk memberikan komentar hingga 5 April 2024 mendatang.

Digadang Bakal Sukses, Justru Bikin Newcastle Tekor

Kepindahan Sandro Tonali dari AC Milan ke Newcastle pada bursa transfer musim panas tahun 2023 diklaim sebagai nilai transfer termahal. Benar saja, dengan nilai transfer 55 juta poundsterling dirinya menjadi pemain paling mahal kedua di klub sepanjang masa.

Hal ini membuat ekspektasi berbagai pihak cukup tinggi. Bahkan tak sedikit yang mengatakan bahwa dirinya akan mengalami kesuksesan bersama klub barunya.

Alih – alih menjawab ekspektasi tersebut, Tonali justru malah membuat Newcastle United tekor. Pasalnya imbas dari banyak kasus pelanggaran tersebut, nilai pasarnya langsung anjlok hampir 50%.

Berdasarkan berita yang beredar, harga Sandro Tonali pasca tersandung kasus turun menjadi 34 juta Poundsterling atau sekitar Rp 680 miliar. Nilai ini berdasarkan dari data CIES Football Observatory.

Nilai pasar yang turun drastis tersebut membuat The Magpies tekor senilai 21 juta Poundsterling.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *